×Close

Notifications

Disqus Logo

MHTNESIA CENTER

SPREAD

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MUHAMAD HUSNI TAMAMI INDONESIA CENTER (MHTNESIA CENTER)

MHTNESIA CENTER

GOODNESS

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MUHAMAD HUSNI TAMAMI INDONESIA CENTER (MHTNESIA CENTER)

MHTNESIA CENTER

AND

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MUHAMAD HUSNI TAMAMI INDONESIA CENTER (MHTNESIA CENTER)

MHTNESIA CENTER

EXPEDIENCY

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MUHAMAD HUSNI TAMAMI INDONESIA CENTER (MHTNESIA CENTER)

CV. Galibi Media Group

Perusahaan start up yang didirikan pada 20 Oktober 2018 dengan usaha pertama adalah percetakan. Cek selengkapnya di www.galibimediagroup.com.

Gubahan Anak Bangsa

Wadah karya untuk generasi muda yang bergerak dalam bidang literasi. Didirikan pada 16 September 2019 dengan tujuan untuk membangkitkan semangat generasi muda dalam literasi. Cek selengkapnya di www.gubahananakbangsa.com

Ibarat Kata

Sebuah kata yang penuh makna dan telah menjadi wasilah foundernya untuk bangkit dari kegelapan. Cek selengkapnya di www.instagram.com/ibaratkata_official.

Welcome To MHTNesia Center

Merupakan program yang bergerak dalam pengembangan sumber daya manusia dan sosial kemanusian untuk generasi bangsa yang unggul dan berkualitas.

MHTnesia Business

MHTnesia Care

MHTnesia Academy

MHTnesia Sharing

MHTnesia Motivation

MHTnesia Quotes

MHTNesia Documentation

Sebuah jejak digital MHTnesia.

polio

Kreatif

Kreatif dengan kemampuan yang dimiliki untuk bangsa dan agama.

Inovatif

Selalu berusaha untuk membuat hal-hal baru guna memberikan kontribusi terhadap bangsa dan agama.

Inspiratif

Menjadi media inspiratif bagi generasi muda untuk berkontribusi pada bangsa dan agama.

Edukatif

Menjadi media yang memberikan pendidikan untuk mempersiapkan Indonesia di masa mendatang.

Our Time Life

Garis waktu perjalanan kehidupan "MHTnesia"

  • 2000 – Lahir Pertama kali melihat isi dunia.
  • 2005 – Mencoba Di usia ini banyak mencoba dan belajar mengevaluasi setiap kejadian.
  • 2007 – Mengenal huruf Memulai perjalanan pendidikan di SDN Pasir Angin 01.
  • 2013 – Masa kebangkitan Semenjak masuk SMPN 1 Megamendung, pikiran menjadi lebih terbuka. Di sinilah awal mula kebangkitan MHTnesia dalam kehidupan untuk senantiasa berikhtiar menjadi manusia yang berkualitas, baik dunia maupun akhirat.
  • 2016 – Masa belajar dari pengalaman Bukankah belajar dari pengalaman itu penting? Ya, pada tahun inilah mulai belajar dari pengalaman. Selama 3 tahun di SMAN 1 Cisarua banyak kejadian-kejadian yang menjadi daya dorong untuk terus melangkah dan berkarya Di tahun ini juga mulai aktif organisasi di luar sekolah, mulai dari tingkat kecamatan hingga provinsi.
  • 2017 – Mendirikan Ibarat Kata Berawal dari celotehan seorang sahabat berinisial HSA, di tahun ini mulailah mendirikan Ibarat Kata dengan tagline #goresankatauntuknegeri.
  • 2018 – Mendirikan CV. Galibi Media Group Di masa usia siswa putih abu sudah mulai mendirikan usaha. Setelah 2 tahun berjalan, tepat pada 9 Maret 2020 akhirnya GMG menjadi sebuah perusahaan berbentuk CV.
  • 2019 – Semi survival dan pendidikan tinggi Di waktu ini sudah belajar bertahan hidup dan Allah izinkan untuk menimba ilmu di Institut Pertanian Bogor (IPB University).
  • 2019 – Mendirikan Gubahan Anak Bangsa Bersama sahabat dari kecil berinisial SS mulai mendirikan wadah karya yang bergerak di bidang literasi tepat pada 16 September 2019 dengan nama Gubahan Anak Bangsa.
  • 2020-– Sekarang Terus menebar kebaikan dan kemanfaatan atas izin dan ridho-Nya.
Apa itu MHTnesia Center?
MHTnesia Center adalah sebuah program yang bergerak di bidang pengembangan sumber daya manusia dan sosial kemanusiaan untuk generasi bangsa yang unggul dan berkualitas.
MHTnesia
MHTnesia atau MHT adalah nama branding Muhamad Husni Tamami.
MHTnesia Center
Sedangkan MHTnesia Center adalah program yang digagasnya. Rencananya MHTnesia Center ini akan menjadi sebuah yayasan sebagai wadah pengembangan sumber daya manusia dan juga melakukan kegiatan sosial kemanusiaan.
Apa yang sedang difokuskan MHT saat ini?
MHT sedang fokus pada keagamaan, akademik,Prestasi, GMG, GAB, MHTnesia Center, dan kegiatan organisasi maupun kepanitiaan lainnya.
Keagamaan
Keagamaan adalah hal utama.
Akademik
Sebagai seorang anak tentu ingin membahagiakan kedua orang tuanya dengan prestasi akademiknya. Selain itu, prestasi akademik juga menjadi salah satu cita-cita dalam kehidupan.
Prestasi
Prestasi akademik maupun non akdemik.
GMG
Telah berkomitmen untuk mengembangkan dan memajukan perusahaan CV. Galibi Media Group bersama tim.
GAB
Ini menjadi wadah karya dan motivasi untuk terus berkarya dalam bidang literasi.
MHTnesia Center
Tentu ini juga difokuskan agar bisa melahirkan karya-karya yang bermanfaat dan berkualitas.
Organisasi dan Kepanitiaan
Tidak bosan untuk senantiasa aktif dalam organisasi maupun kepanitiaan, karena di sinilah banyak ilmu dan hikmah yang didapatkan.
Apa bahagia versi MHT?
Setiap orang memiliki definisi bahagia masing-masing. Inilah definisi bahagia MHT.
Bahagia di dunia
Bahagia di akhirat
Apa tagline MHT?
Spread Goodness and Expedience (Menebar Kebaikan dan Kemanfaatan)
Silakan buat tagline mu
Buat personal branding mu
Mau Tanya Lebih Banyak?
Kontak saja MHT.
WhatsApp
082125826729
Line
mht_ibaratkata
Facebook
Muhamad Husni Tamami
Twitter
@Muhamadhusnita2
Instagram
@muhamadhusnitamami
Email
muhamadhusnitamami@gmail.com

MHTnesia Motivation

Sebuah tulisan yang insya Allah bermanfaat bagi pembaca.

Dokumentasi

Skill & Info

Pada prinsipnya terus berikhtiar dan selalu belajar.

Public Speaking
90%
Design Grafis
75%
Business
85%
Writing
90%
Editing Video
70%

WHAT PEOPLE Says

Blog yang menjadi rujukan untuk millenials yang mau mengembangkan dirinya. Blognya sarat dengan ilmu tetapi bahasanya mudah sekali dicerna. Itu karena MHT betul-betul hadir di kelas dan menyampaikan intisarinya dalam blog ini. Semangat selalu untuk menginspirasi, MHT.

Faisal Maulana

Trainer, Coach, Entrepreneur

Untuk karya tulisnya bagus dan mencerminkan kisah asli dari penulis yang mengalami hal itu sendiri.

M. Syahrul Hidayat

Desainer and Owner Musyahid Project

Tulisan yang MHT sering berikan kepada saya, tulisannya sangat baik dari segi struktur penulisan sampai dengan isi tulisannya, tulisan dari MHT selalu memberikan tulisan-tulisan yang bermuatan inspirasi dan motivasi.

Muhamad Adhan

Pelajar

Happy Clients

Expert Workers

Projects Done

Years Of Experience

LATEST POST

Selamat membaca :)

Friday, January 1, 2021

Wawancara dengan Anggota Pramuka yang Bertugas PAM Lalin

Wawancara dengan Anggota Pramuka yang Bertugas PAM Lalin


Wawancara adalah suatu hal penting untuk mencari informasi. MHT kali mewawancarai anggota Pramuka yang sedang bertugas di PAM Lalin.

Meliput Tahun Baru 2021

Meliput Tahun Baru 2021

Tuesday, December 29, 2020

MHT Liput Pelantikan Kwarran Cibungbulang

MHT Liput Pelantikan Kwarran Cibungbulang


Selasa, 29 Desember 2020 Muhamad Husni Tamami atau MHT mendapat tugas dari Kominfo Kwarcab Kabupaten Bogor untuk meliput pelantikan Kwarran Cibungbulang di auala Kecamatan Cibungbulang. 

Alhamdulillah pelaksanaan tugasnya lancar dan artikelnya tayang di beberapa media, salah satunya Radar Bogor. Ia telah membuat 7 judul rilisan untuk kegiatan pelantikan tersebut. 

Saturday, December 12, 2020

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan


Halo. Jumpa lagi dengan MHT. Jangan lupa ya tetap patuhi Protokol Kesehatan. Memakai masker, menajaga jarak, dan mencuci tangan. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Aamiin.

Thursday, December 3, 2020

Air Mata Lailatul Ahad

Malam itu suasana sungguh berbeda. Orang-orang berdatangan. Lantuan Alquran terdengar secara serempak. Dzikir pun ramai terdengar dalam telingaku.

"Ada apa ini," tanyaku pada diri sendiri yang baru bangun tidur. Walau sebelum tidur itu aku memiliki firasat akan banyak orang ke rumahku.

Tak lama, aku berwudhu. Mengambil Alquran. Kemudian membacanya. Q. S. Yaasin bolak-balik kubacakan. Mengikuti orang-orang di sekelilingku.

Hatiku perlahan mulai terasa. Pikiranku ke mana-mana. Apakah yang sedang terjadi ini?

Bersambung
Hujan Rindu #Est2015

Hujan Rindu #Est2015

Hujan mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya. Membuatku rindu dengan sosok #Est2015. Seorang perempuan yang sangat berjasa bagi kehidupanku. Ia tak pernah lelah dalam mengingatkanku, membimbingku, bahkan mendidikku.

Hampir 6 tahun sudah aku tak lagi bersamanya. Aku rindu kala huhujanan dengannya. Saat itu aku mengantarnya. Basah kuyup bajuku. Bahkan, handphone ku pun ikut basah. Alhamdulillah-nya masih bisa digunakan.

Yaaa... Suasana hujan seperti ini selalu membuatku rindu padanya. Wahai Rabbku, semoga ia selalu ada dalam rahmat-Mu.

Salam rindu untuknya. Terima kasih #Est2015

Bogor, 3 Desember 2020
MHT

Wednesday, December 2, 2020

Semakin Mendekat

Semakin Mendekat

Iluatrasi ujuan online. (Kompasiana.com)
Waw... Sudah menginjak pertemuan 12 lagi. Itu tandanya 2 pertemuan lagi selesai. Selesai apa? Selesai menyelesaikan studi di semester 3. Eits... Kalau udab selesai UAS ya, baru selesai semester 3.

Tadinya mau nyebut 'gak kerasa ya bentar lagi UAS' tapi inget kawan saya yang bilang 'kerasa dong'. Akhirnya gak jadi deh. Hehe

Yap betul banget. Bentar lagi kami akan menghadapi UAS. Kalau liat di IPBM sih tanggal 4-16 Januari 2021. Bentar lagi tentunya. Ya, sekitar satu bulanan lagi menuju UAS.

Kira-kira udah sejauh mana nih persiapan UAS-nya? Semoga lancar ya dan di semester 3 ini IP dan IPK nya bisa naik. Aamiin. 

Yo semangat untuk belajarnya. Salam MHT.

Friday, November 20, 2020

Seketika Merindu

Seketika Merindu

Empat tahun yang lalu saya menginjakkan kaki di masa putih abu. Awal berkenalan dengan Lutfi, seorang siswa yang SMP-nya di Cigombong. Kemudian M. Gia Priana Awaludin dari Caringin. Terakhir Eka dari Cianjur. Kami sama-sama mengenal pertama kali saat menunggu Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Mulai berbagi cerita dan berbagi pengalaman. Saya bersyukur pada saat itu bisa mengenal mereka yang saat ini sudah berpencar, walau ada satu di antara mereka yang satu kampus dengan saya.

Itulah awal-awal saya memasuki dunia SMA. Dunia yang sejatinya membuat saya lebih dewasa. Dunia yang akhirnya menjadi jembatan untuk bertemu dengan berbagai kalangan dan mencari pengalaman baru. Dunia ini juga membuat saya banyak belajar. Bukan hanya soal akademik, tapi juga tentang kehidupan.

Masa-masa itu seketika rindu. Mendapat nasihat dari berbagai guru, sahabat, bahkan penjaga sekolah. Banyak cerita yang dilewati dan banyak juga ilmu yang dipelajari.

Perjuangan berangkat ke sekolah harus saya hadapi kala itu. Berbagai tantangan akhirnya bisa dihadapi. Saya sangat bersyukur atas jalan yang telah diberikan-Nya.

Terima kasih putih abu. Terima kasih atas pembelajarannya. Semoga kawan-kawan saya selalu berada di jalan-Nya dan menjadi orang-orang sukses dunia dan akhirat. Aamiin.

Bogor, 20 November 2020

Tuesday, November 17, 2020

 Budaya Kemiskinan, Ada?

Budaya Kemiskinan, Ada?

Ilustrasi. (kalosara.com)

Oleh Muhamad Husni Tamami - I34190111

Dari hasil kuliah Sosiologi Pedesaan pada Rabu, 11 November 2020

 

Kemiskinan sudah menjadi masalah umum bagi setiap negara, baik negara maju maupun negara berkembang masih ditemukan masalah ini. Kemiskinan juga bukan hanya ditemukan di pedesaaan, juga ditemukan di perkotaan. 

Kondisi kemiskinan di Indonesia meningkat semenjak pandemi Covid-19. Data menyebutkan per Maret 2020 jumlah penduduk miskin mencapai 26, 42 juta orang. Sekitar 9,78% dari penduduk Indonesia. Masyarakat perkotaan mencapai 11, 6 juta, sementara masyarakat desa mencapai 15,26 juta.

Ada berbagai konsep kemiskinan. Menurut World Bank (2000), kemiskinan adalah kehilangan keejahteraan (depriviation of well being). Sementara Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa kemiskinan adalah ketidakmampuan individu dalam memenuhi kebutuhan dasar minimal untuk hidup layak (baik makanan maupun nonmakanan) dengan 14 indikator. 

Soal kemiskinan, Bapak Sosiologi Pedesaan Indonesia angkat bicara. Menurut Sajogyo (1977) kelompok kemiskinan adalah rumah tangga yang mengonsumsi pangan kurang dari nilai tukar 240 kg beras setahun per kepala di pedesaan atau 369 kg di perkotaan. Angka kecukupan pangan yakni 2.172 kalori per orang per hari.

Dalam perkuliahan Sosiologi Pedesaan juga dijelaskan ada empat bentuk kemiskinan, di antaranya kemiskinan absolut, kemiskinan relatif, kemiskinan kultural, dan kemiskinan struktural. Kemiskinan absolut pendapatannya di bawah garis kemiskinan. Kemiskinan relatif merupakan pengaruh dari kebijakan pembangunan yang menyebabkan ketimpangan pada pendapatan. Kemiskinan kultural disebabkan karena faktor budaya. Kemiskinan struktural disebabkan karena faktor-faktor buatan manusia, seperti kebijakan ekonomi yang tidak adil, dan sebagainya.

Kelompok miskin tidak berdiri begitu saja. Ada ciri-ciri yang kemudian masuk ke dalam kategori miskin. Ciri tersebut di antaranya rata-rata tidak mempunyai faktor produksi sendiri,  tingkat pendidikan rendah, kebanyakan bekerja sendiri atau berusaha sendiri dan bersifat kecil, setengah menganggur atau menganggur, kebanyakan berada di pedesaan, beberapa di daerah tertentu perkotaan, dan kurangnya kesempatan untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok, pakaian, perumahan, fasilitas kesehatan, dan kesejahteraan sosial lainnya. 

Masyarakat miskin di desa dan di kota tidak sama. Ada perbedaan dari faktor penyebabnya dan sumber daya intinya. 

Ada istilah budaya kemiskinan. Apakah memang kemiskinan itu menjadi seebuah kebudayaan yang melekat di masyarakat? Atau hanya dibuat-buat saja?

Sebelum ke sana, kita mengenal dulu terminologi budaya. Menurut Sumardjan, budaya adalah semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Tylor menyebut budaya adalah adat istiadat, kemampuan, dan kebiasaan. Budaya juga merupakan sistem nilai yang melekat di masyarakat.

Berikut ini beberapa hasil studi budaya kemiskinan.

  1. Oscar Lewıs

Kebudayaan kemiskinan itu tidak pernah ada dalam sebuah masyarakat yang menganut sistem kekerabatan yang patrilineal atau matrilineal. 

2.                  Sajogyo

Modernisasi pertanian bukan melepaskan kemiskinan lapisan buruh, malah sebaliknya (Modernization Without Development)

3.                  Astıka (2010)

Kebudayaan kemiskinan merupakan suatu adaptasi atau penyesuaian dan reaksi kaum miskin terhadap kedudukan marginal mereka dalam masyarakat yang berstrata kelas, sangat individualistis berciri kapitalisme. 

Konsep Astika (2010) terkait budaya kemiskinan di masyarakat ada yang menarik yang bisa dijadikan sebagai sampel kebudayaan kemiskinan, yaitu pada tingkat individu, yaitu kuatnya perasaan tidak berharga, tidak berdaya, ketergantungan yang tinggi dan rasa rendah diri.

Seperti diketahui memang beberapa masyarakat yang kondisi ekonominya sedang menurun merasa dirinya pasrah dan tidak ada upaya untuk bangkit dari keterpurukannya. Ada juga yang merasa bahwa ini adalah takdirnya. Padahal kondisi tersebut adalah nasib yang sejatinya bisa dirubah asalkan ada ikhtiar dan kerja keras dari individu. 

Budaya kemiskinan memang dalam teorinya ada. Namun, dalam kenyataan di lapangannya beberapa ada yang dibuat-buat oleh individu tersebut. Padahal mereka bisa berupaya atau berikhtiar untuk bangkit dan keluar dari zona kemiskinan. Sejatinya mereka bangkit dari zona kemiskinan itu dengan melakukan berbagai ikhtiar. Selama ada usaha dan kerja keras, kondisi tersebut lambat laun akan ada perubahan.


Figure Quotes

Coach Karvin

Motivator, Trainer, Mind Transform Specialist, Hypnotherapist

"Jika mereka menganggap dirimu tak penting, tak apa, cukup terus tingkatkan kemampuanmu. Suatu saat mereka paham betapa pentingnya dirimu bagi mereka"

Wawan Yusman Darmawan, S.E., M. Pd.

Guru dan inspirator

"Tidak ada kata terlambat dalam berbuat kebaikan. Tidak ada kata terlambat dalam berubah menjadi diri lebih baik"

Agung Rahmattulah, S.E.

Motivator and Inspirator

"Dalam kebersamaan terdapat bacaan iman. Dalam bacaan iman terdapat usaha kebaikan. Dalam usaha kebaikan terdapat segala ujian. Dalam segala ujian terdapat kenikmatan"

Oleh Ruhyana, M. Pd.

Pengawas, Penulis, Pengusaha

"Anak muda harus terus berkarya"

M. Ruslan, S. Pd.

Guru dan Inspirator

"Lihatlah orang dari kecakapannya, bukan dari tanda kecakapannya"

Maps And Contact

Map dan kontak MHTnesia Center.

Contact Form

Name

Email *

Message *