×Close

Notifications

Disqus Logo

Wednesday, September 4, 2019

Bonus Demografi Momentum Emas bagi Bangsa Indonesia

Ilustrasi bonus demografi yang diambil pada DetikNews.

Beberapa tahun mendatang Indonesia akan mendapatkan bonus demografi. Apa itu bonus demografi? Bonus demografi adalah suatu kondisi komposisi jumlah penduduk yang berusia produktif lebih besar daripada jumlah penduduk dengan usia tidak produktif. Usia produktif tersebut dalam rentang 15-64 tahun.

Pernyataan Indonesia akan mendapatkan bonus demografi dikuatkan oleh beberapa jumlah report dari lembaga internasional yang menyebutkan bahwa saat ini Indonesia akan mendapatkan demographic dividend yaitu mendapatkan keuntungan usia produktif sebesar 60 % dari total populasi pada 2020-2030 mendatang. Tingginya usia produktif ini memberi indikasi bahwa dependency ratio pada periode itu rendah, hal ini disebabkan proporsi usia tidak produktif secara proporsi menjadi rendah jika dibandingkan dengan jumlah angkatan kerja.

Bonus demografi ini dapat menunjang kemajuan bangsa Indonesia di masa mendatang. Namun dengan catatan bonus demografi ini harus dipersiapkan dengan matang, karena jika tidak akan menjadi kebalikan dari harapan bangsa Indonesia yang semestinya. Bonus demografi ini menjadi hal penting untuk diperhatikan baik oleh pemerintah pusat, daerah, institusi pendidikan, maupun masyarakat. Ini adalah peluang emas untuk kita lakukan dalam menggapai negara adidaya di tahun 2045.

Objek bonus demografi ini salah satunya adalah generasi muda. Sebagai generasi muda yang notabene penerus bangsa harus senantiasa mempersiapkan masa-masa bonus demografi ini. Jangan sampai bonus ini menjadi celaka bagi bangsa Indonesia.

Untuk mempersiapkan bonus demografi, hal apa saja yang harus dimiliki oleh kaum muda untuk menopang bonus demografi ini? Berikut adalah paparannya.

1. Semangat Tinggi
Generasi muda bangsa Indonesia harus memiliki semangat tinggi dalam memajukan bangsa tercintanya. Semangat ini menjadi pemicu keterlibatan anak-anak muda dalam mewujudkan negara adidaya. Jika semangat juangnya rendah, sepertinya untuk menggapai negara adidaya minim sekali.

2. Selalu Berinovasi
Ini yang menjadi hal penting untuk dimiliki oleh setiap generasi bangsa. Kenapa demikian? Karena bangsa ini membutuhkan ide-ide kreatif dari anak-anak bangsa. Dengan adanya sebauah inovasi atau ide kreatif akan membantu bangsa Indonesia untuk bersaing di dunia. Apalagi jika inovasinya dapat membuat dunia bangga, ini akan menjadi nilai lebih bagi bangsa Indonesia.

Andai setiap generasi bangsa memiliki ide-ide berlian, sepertinya Indonesia akan menjadi negara yang kreatif dan inovatif. Untuk itu, dalam rangka mempersiapkan bonus demografi di masa depan, sebagai generasi bangsa harus memiliki inovasi. Inovasi apa saja yang dapat mengangkat harkat martabat bangsa Indonesia.

3. Kolaborasi
Dalam kehidupan sehari-hari, kolaborasi sangat penting untuk dilakukan. Dengan kolaborasi akan mempermudah akses atau pun menggapai sebuah tujuan yang dibuatnya. Begitu pun harus dilakukan oleh generasi muda yang harus berkolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, atau pun sesamanya.

Kolaborasi generasi muda bisa dilakukan melalui kerja sama, interaksi, atau pun kompromi dengan sesamanya, pemerintah, atau pun masyarkat. Biasanya dalam kolaborasi bisa menghasilkan ide-ide baru sehingga ide tersebut dapat ditujukan untuk bangsa Indonesia sebagai bentuk peduli generasi muda dalam mengisi masa-masa bonus demografi dan mempersiapkan menuju negara adidaya di tahun 2045.

4. Cinta Tanah Air
Generasi muda harus cinta pada tanah air. Jika setengah dari generasi muda yang ada di Indonesia tidak memiliki rasa cinta tanah air, berarti dalam mengisi bonus demografi ini gagal dan tujuan kemajuan bangsa Indonesia juga bisa tidak akan diraih. Untuk itu, sebagai generasi muda harus memiliki rasa cinta pada tanah air, menjunjung tinggi nilai-nilai dalam pancasila, serta meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme.

5. Meningkatkan Kedisiplinan
Nah, ini masih menjadi masalah besar bagi bangsa Indonesia. Kita bisa melihat realitanya bahwa di Indonesa masih ada jam ngaret (istilah tidak tepat waktu). Entah sejak kapan budaya ini diterapkan di Indonesia, yang pasti di Indonesia tingkat kedisiplinannya masih kurang. Harapannya dalam mengisi bonus demografi ini generasi muda bisa meningkatkan kedisiplinannya dalam kehidupan sehari-hari.

6. Toleransi
Toleransi berarti menghargai satu sama lain. Generasi muda harus selalu menghargai dengan keberagaman yang ada di Indonesia, baik itu keberagaman suku, ras, budaya,  bahasa, agama, maupun kepercayaan. Menghargai adalah cara terbaik untuk mempertahankan apa yang kita miliki. Kalau saja generasi mudanya terpecah belah akibat intoleran, bisa saja tujuan bangsa Indonesia tidak akan terwujud. 

7. Memupuk Persatuan
Sebagai negara yang memiliki ragam suku, ras, bahasa, budaya, agama, dan kepercayaan seharusnya tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Generasi muda harus berperan menjadi garda terdepan untuk senantiasa menjaga persatuan ini. Jangan lengah dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan. Di momentum nanti saat kita mendapatkan bonus demografi harus mengedepankan nilai persatuan agar tujuan kita sama-sama terwujud. 

Sebetulnya masih banyak yang harus dipersiapkan oleh generasi muda, intinya momentum emas ini harus dimanfaatkan dengan baik. Tanpa ada persiapan semua harapan dan keinginan bangsa Indonesia tidak akan terwujud. Semoga kita bisa membuat Indonesia menjadi negara yang berpengaruh di dunia dan terbebas dari belenggu penjajah modern.

Bagi yang mau menambahkan silahkan dimasukkan dalam komentar.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jika ada kesalahan kata atau pun penafsiran mohon untuk dikoreksi demi kesempurnaan artikel dan kemajuan media berbagi ini. Salam MHT. Salam motivasi.

Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

Post a Comment