×Close

Notifications

Disqus Logo

Tuesday, October 1, 2019

Amunisi UTS dari MHT

Tulisan ini dibuat semoga dapat menjadi wasilah semangat kita dalam menghadapi UTS.

Amunisi UTS

Sebentar lagi kita akan menghadapi UTS. Jika kita sudah mempersiapkannya, bisa jadi UTS adalah hal yang mudah dan kita mampu mendapatkan hasil yang maksimal (tentu atas izin-Nya). 

UTS adalah ajang mengevaluasi diri kita seberapa paham terhadap apa yang telah diberikan oleh guru/dosen kita. Tentunya kita ingin apa yang telah guru/dosen kita ajarkan, kita dapat memahaminya dengan baik sehingga pada saat UTS kita bisa mengerjakan soal-soal dengan mudah dan mendapatkan nilai yang terbaik.

Sobat MHT, janganlah jadikan UTS adalah hal yang sepele dan tidak akan menunjang kesuksesan kita di masa depan. Memang benar UTS tidak 100 % menunjang kesuksesan kita, tetapi UTS adalah perjalanan dan langkah kita untuk mencapai masa depan kita yang cemerlang.

Banyak hal yang perlu kita lakukan sebelum, saat, dan setelah UTS. Berikut ini penjabarannya.

1. Sebelum UTS
Sebelum UTS kita harus maksimalkan ikhtiar (belajar) dan berdo'a. Kita manfaatkan setiap waktu yang telah kita lewati. Bila perlu kita baca-baca lagi apa yang telah kita pelajari dan mencatat hal-hal yang menurut kita penting. Selain itu, kita juga bisa menanyakan kepada teman kita yang sekiranya dapat membantu kita. Jika kita berada diposisi orang yang paham, cobalah untuk membantu orang yang sekiranya belum paham. Bisa saja pemahaman yang kita berikan sangat membantu orang tersebut dan bisa juga kita semakin paham.

2. Saat UTS
Saat UTS kita harus memaksimalkannya dengan baik. Intinya, apa yang kita ketahui, tuangkan dalam lembar soal UTS. Tentunya harus sesuai dengan apa yang dimintanya dalam soal. Selain itu, kita harus menjawab soal-soalnya dengan jujur dan tidak boleh mencontek pada teman kita. Ingatlah bahwa mencontek saat ujian adalah perbuatan yang tidak baik. Bayangkan jika kita melakukan perbuatan yang tidak baik (seperti mencontek) saat UTS, sungguh, jika kita sudah sukses nanti,  berarti kesuksesan kita berawal dari perbuatan yang tidak baik. Ingatlah bahwa perbuatan kita yang tidak baik di masa lalu akan tetap ada dan tidak pernah hilang. Untuk itu, lakukanlah dengan cara yang baik. 
Mendapatkan nilai 100 dengan hasil sendiri lebih mulia daripada mendapatkan nilai 70 dari hasil curang.

3. Setelah UTS
Tawakal atau menyerahkan kepada Tuhan setelah UTS adalah cara terbaik. Sejatinya, Tuhanlah yang memberikan nilai kepada kita melelaui tim pemeriksa nilai. Bersiaplah untuk menerima hasil UTS kita. Jika kita sudah tawakal kepada Tuhan, sebetulnya kita sudah siap dengan hasil UTS nya. 

Setelah keluar hasilnya, jika bagus, bersyukurlah dan tetap berilmu padi. Ingat, ini bukan akhir dari segalanya dan perjalanan kita masih panjang. Lalu, jika kita belum mendapatkan hasil yang terbaik, tetap bersyukur juga. Jadikan hasil itu sebagai bahan evaluasi untuk diri kita. Jangan patah semangat ketika mendapatkan hasil yang belum sesuai dengan keinginan kita. Tetap bersabar dan jangan putus harapan. Tuhan telah merencanakan semuanya untuk kita. Maka dari itu, kita harus terus melangkah dengan cara berikhtiar (belajar) agar kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik dengan cara yang baik.

Semoga tulisan sederhana yang masih banyak kekurangan ini dapat menjadi amunisi untuk kita yang akan melaksanakan UTS. Selain untuk kita, semoga dapat bermanfaat juga untuk para pembaca setia MHT. Salam hangat dan salam cinta dari MHT. Tetap semangat ya :)

Bogor, 1 Oktober 2019
MHT
082125826729

Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

2 Reviews: