×Close

Notifications

Disqus Logo

Wednesday, October 30, 2019

Kupas Motivator Terbaik Sepanjang Masa

Sumber gambar : https://lifestyle.kompas.com

Mengapa ketika kita mendapatkan motivtasi dari orang lain terkadang hanya termotivasi beberapa waktu saja, selebihnya hilang dan tidak terasa lagi. Namun, ada juga yang tetap melekat motivasi itu pada dirinya. Dalam kesempatan ini, kita akan coba kupas tentang hal itu.

Sebelum bicara lebih jauh, sebetulnya apa sih motivasi itu?

Motivasi merupakan dorongan, hasrat, kebutuhan seseorang untuk melakukan aktivitas tertentu. Sehingga motivasi dapat juga didefinisikan sebagai kekuatan yang mendorong arah dan ketetapan tindakan menuju suatu tujuan. Motivasi merupakan suatu tindakan tertentu dimulai dari suatu dorongan (David Krec dkk, 1962:19). Motivasi berasal dari kata motif yang merupakan daya penggerak dari dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas aktivitas tertentu, untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Motif merupakan suatu kondisi atau disposisi internal. Selanjutnya motivasi merupakan motif yang telah menjadi aktif pada saat saat tertentu (Charles Wingkel,1989:93). Senada dengan ini, motivasi adalah suatu pernyataan yang muncul dalam diri seseorang, termasuk dorongan, hasrat dan motif (Meggison Byrd Meggison, 2006:278). Jadi, motivasi merupakan bagian dalam dari suatu keadaan yang menyebabkan seseorang dalam bertindak dengan cara yang jelas untuk memenuhi beberapa tujuan tertentu. Motivasi menjelaskan mengapa orang melakukan suatu tindakan. Hal ini berpengaruh terhadap tindakan misalnya seorang pemimpin dalam memberikan motivasi bawahan dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi sebagai kunci sukses atau kunci keberhasilan dalam meraih keberhasilan organisasi (Samuel C. Certo and S. Trevis Certo, 2006: 2000-2001).

Sudah jelaskan bahwa motivasi itu intinya adalah dorongan yang ada pada diri untuk kehidupan yang lebih baik. 

Motivasi terbagi menjadi dua, yakni motivasi internal dan motivasi eksternal. Motivasi internal adalah motivasi yang timbul dari diri sendiri. Biasanya motivasi ini lebih kuat dibandingkan dengan motivasi eksternal. Sedangkan motivasi eksternal adalah dorongan yang diberikan dari orang lain. Ada beberapa orang yang ketika diberikan motivasi oleh orang lain hanya sebentar saja termotivasinya. Hal ini bukan karena kegagalan seorang pemberi motivasi, melainkan orang yang diberi motivasinya belum ada dorongan pada dirinya (motivasi internal).

Sebetulnya, motivator terbaik dan terhebat itu adalah diri sendiri. Kitalah yang dapat membuat semangat diri kita. Kitalah yang memiliki kemampuan untuk merubah diri kita. Akan tetapi, kita perlu juga motivasi dari eksternal untuk menambah semangat kita dalam memotivasi diri kita. Nah, jika kita diberi motivasi oleh orang lain, kita harus mendengarkannya dengan baik dan motivasikan pada diri kita untuk menerapkannya dalam kehidupan.

Jadi, menjawab permasalahan di awal tadi, kita harus mampu memotivasikan diri kita. Ketika mendapatkan motivasi dari luar (orang lain), kita harus kuatkan dengan motivasi yang ada pada diri kita agar motivasi yang diberi mampu melekat pada diri kita dan bisa dilaksanakan atau diterapkan oleh kita.

Yang mengatur hidupmu adalah dirimu sendiri. Aturlah hidup dengan baik dan bawalah ke arah yang lebih baik.
Rujukan : Cleopatra, M. 2015. Pengaruh gaya hidup dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar Matematika. Jurnal Formatif. 5 (2): 168-181.

Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

Post a Comment