×Close

Notifications

Disqus Logo

Tuesday, October 1, 2019

Mengenal Seluk Beluk Hari Kesaktian Pancasila



Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila terkadang masyarakat masih salah kaprah. Pasalnya, masyarakat Indonesia belum bisa membedakan kedua hari tersebut. Masih ada saja yang menilai bahwa keduanya memiliki arti yang sama. Padahal jelas, kedua hari tersebut memiliki sejarah tersendiri.

Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan pada tanggal 1 Oktober, sedangkan Hari Lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni. Jelas beda kan? Nah, pada kesempatan kali ini, MHT akan menulis tentang Hari Kesaktian Pancasila.

1. Sejarah Singkat Lahir dan Rumusan Pancasila
Sejak tanggal 1 Maret 1945, pembentukan Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia sudah mengajukan pertanyaan penting tentang dasar Negara Indonesia. Hal tersebut memicu upaya untuk merumuskan Pancasila sebagai dasar negara resmi.

Dimulai pada pidato tentang 'lima dasar' oleh Muhammad Yamin hingga pidato pada tanggal 1 Juni 1945 yang berisi tentang 'Lahirnya Pancasila yang dilakukan oleh Sukarno. Pada 22 Juni 1945 Pancasila kemudian disusun sehingga menjadi Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945.

2. Penghapusan 7 kata Piagam Jakarta
Pada 18 Agustus 1945, sehari setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan oleh Sukarno dan Hatta, Piagam Jakarta disahkan sebagai Pembukaan UUD 1945. Para pendiri bangsa kala itu menghapus 7 kata sila pertama dalam piagam Jakarta yakni: '... dengan kewajiban menjalankan syari'at Islam bagi pemeluk-pemeluknya'. Ketujuh kata itu mengikuti kata 'Ketuhanan'.

3. Gerakan 30 September (G30S) PKI
Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 1965 faktanya erat berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965(G30S). Tragedi ini merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Sukarno dan mengubah Indonesia dari negara berdasarkan Pancasila menjadi negara komunis.

Enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI Angkatan Darat menjadi korban dalam Gerakan 30 September. Mereka adalah:

- Letnan Jendral Anumerta Ahmad Yani

- Mayor Jendral Raden Soeprapto

- Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono

- Mayor Jendral Siswondo Parman

- Brigadir Jendral Donald Isaac Panjaitan

- Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo

- Lettu Pierre Andreas Tendean

Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila

Hari Kesaktian Pancasila sangat erat berkaitan dengan G30S PKI yang akan menggulingkan ideologi pancasila menjadi ideologi komunis. Untuk itu, kita sebagai masyarakat Indonesia sudah seharusnya menjaga ideologi pancasila ini dengan baik dan mengimplementasikannya dalam kehidupan.

Penulis : MHT

Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

Post a Comment