×Close

Notifications

Disqus Logo

Wednesday, October 30, 2019

Sinergi dalam Mewujudkan Kejayaan Pertanian Nusantara

Sumber gambar : www.cnnindonesia.com

Negara kita memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Bahkan kita dikenal dengan negara agraris, negara yang memiliki kekayaan alam. Dunia memberi cap bahwa negara Indonesia adalah paru-paru dunia. Namun, dibalik kekayaan alam yang melimpah, kita dikenal sebagai negara agraris ada hal yang harus diperbaiki, yaitu dalam memanajemen Sumber Daya Alam (SDA) nya itu sendiri dengan baik agar penilaian negara agraris itu semakin bermakna.

Menjadi sebuah negara yang kaya akan alamnya, yang dicap sebagai negara agraris tentunya harus memanfaatkan sumber daya yang ada di negerinya. Akan tetapi, entah mengapa pemerintah sendiri belakangan ini tidak memanfaatkan sumber daya yang ada di negerinya sendiri. Heran rasanya, negara yang dikenal sebagai negara agraris, tetapi masih impor. Semuanya masih made in luar negeri, bukan made in Indonesia. Ini tentu harus diperbaiki, karena kalau seperti ini terus Indonesia tidak akan maju-maju dan tidak akan pernah sejahtera, karena para petani yang rela berkorban demi kesejahteraannya tak dilirik sedikit pun.

Mengatasi permasalahan ini tentunya sebagai mahasiswa harus memiliki daya dorong untuk kemajuan sebuah bangsa. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh mahasiswa, seperti membuat konsep baru atau inovasi baru guna mewujudkan kejayaan pertanian di nusantara.

Menurut penulis, sebuah negara yang dikenal dengan negara agraris sebetulnya bisa maju. Maju karena SDA yang ada di dalamnya. SDA yang ada tentunya harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Usahakan semuanya dikelola oleh kita. Kita manfaatkan hasil panen para petani untuk diolah lalu dipasarkan. Dengan begitu, para petani juga bisa sejahtera dan harga jualnya pun tidak tinggi, karena dari negeri oleh negeri untuk negeri juga. Artinya dari para petani lalu diolah sedemikan rupa dan hasilnya dikembalikan lagi kepada masyarakat dengan cara dipasarkan.

Selain itu juga, pertanian yang ada di Indonesia harus didesain sesuai dengan perkembangan zaman. Para petani yang masih buta teknologi harus ada suatu bimbingan dari pemerintah, ahli pertanian, atau mahasiswa yang ahli dalam bidang petanian agar petani memahami konsep pertanian yang sesuai dengan perkembangan zaman. Konsep ini tidak serta merta mengubah pola para petani dulu, tapi lebih kepada penyesuaian dengan kondisi atau perkembangan zamannya. Dengan seperti ini, pertanian di nusantara bisa maju dan jaya. Karena dengan didesain sesuai perkembangan zaman lalu semakin menarik, akhirnya akan laku dipasarkan. Dengan ini para petani juga sejahtera.

Langkah lain yang bisa dilakukan adalah membuat inovasi baru pada dunia pertanian. Tujuannya apa? Tujuannya adalah untuk membuat dunia mengetahui bahwa di negeri agraris ini memiliki banyak inovasi dan penemuan baru dalam dunia pertanian. Lalu penjuru dunia melirik dan akhirnya ingin mencoba inovasi tersebut dikembangkan di negaranya. Tentu hal ini akan menjadi inovasi yang jika dinominalkan akan mahal, karena inovasi sungguh sangat berharga nilainya. Dengan seperti ini, para petani-petani kecil yang memiliki inovasi hasil pertaniannya bisa dipasarkan di dalam negeri atau pun di luar negeri.

Pada dasarnya, dalam menyikapi kejayaan pertanian nusantara tidak akan bisa sebuah pertanian akan jaya jika yang bergerak hanya segelintir orang saja, melainkan harus banyak pihak yang terlibat di dalamnya dan antara pemerintah dengan rakyat harus satu visi, satu misi, dan satu persepsi untuk memajukan pertanian di negeri agraris ini.

Sebagai mahasiswa harus menjadi penggerak dan berada di posisi terdepan dalam menyikapi kemajuan pertanian nusantara. Semoga pertanian di nusantara semakin jaya dan para petani bisa sejahtera. 

Pertanian jaya, petani sejahtera.


Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

Post a Comment