×Close

Notifications

Disqus Logo

Wednesday, December 4, 2019

Belajar untuk Selalu Bersyukur

Kita mengetahui bahwa bersyukur adalah tindakan yang mudah diimplementasikan dalam kehidupan. Namun, di kenyataannya mengapa masih banyak orang yang belum bisa bersyukur?

Banyak orang yang sadar bahwa ia harus bersyukur, namun tidak banyak orang yang menerapkannya secara nyata. Terkadang hawa nafsu yang menghantui diri kita membuat lupa bersyukur dan merasa ingin sesuatu yang lebih. Padahal apa yang kita rasakan saat ini jauh lebih baik daripada orang lain. Misalnya, ketika kita sedang mengendarai roda dua merasa mengeluh karena kepanasan dan ingin memiliki kendaraan roda empat yang ketika panas tidak kepanasan dan ketika hujan tidak kehujanan. Padahal di sisi jalan masih banyak orang yang rela berjalan kaki, rela lelah, rela kehujanan, dan rela kepanasan demi menjalankan aktivitas sehari-harinya. Dari kasus ini, pantaskah kita enggan bersyukur?

Sahabat, apa pun yang kita rasakan dan miliki tetaplah kita syukuri. Hal itu merupakan nikmat yang telah Tuhan berikan kepada kita. Tuhan telah memberikan banyak nikmat kepada setiap hamba-Nya. Namun, terkadang hamba-Nya sering melupakan apa yang telah Tuhan beri.

Dalam Islam, Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa berfirman dalam surah Ar-Rahman ayat 13.

فَبِاَيِّ اٰلَآ ءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Fa bi`ayyi aalaaa`i robbikumaa tukazzibaan

Artinya :
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
(QS. Ar-Rahman 55: Ayat 13)

Ayat ini sering muncul dalam surah Ar-Rahman yang senantiasa mengingatkan kita untuk selalu bersyukur kepada-Nya.

Selain itu, Allah juga berfirman dalam surah Ibrahim ayat 7.

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ  لَاَزِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Wa iz ta`azzana robbukum la`in syakartum la`aziidannakum wa la`ing kafartum inna 'azaabii lasyadiid.

Artinya :
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 7)

Sebetulnya masih banyak dalil-dalil tentang bersyukur. Namun, dalam kesempatan ini penulis hanya memberikan contoh dua saja.

Dari ayat tersebut sudah seharusnya kita mensyukuri nikmat Allah SWT yang setiap saat Allah rela berikan untuk kita. Kita tidak bisa menghitung seberapa besar nikmat yang Allah berikan kepada kita. Sadar atau tidak, setiap detik Allah berikan nikmat kepada kita. Pertanyaannya, sudahkah kita bersyukur?

Mari kita sama-sama belajar untuk pandai bersyukur setiap saat. Ketika gagal, tetaplah bersyukur. Apalagi ketika berhasil, itu wajib bersyukur. Intinya, kapan pun waktunya, di mana pun posisinya, dan apa pun kondisinya kita harus tetap bersyukur. Motivasikan bersyukur dengan mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang. Bersyukur adalah kebiasaan yang sangat baik. Tidak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik. Mari kita pandai-pandai bersyukur untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Wallahu'alam.

Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

Post a Comment