×Close

Notifications

Disqus Logo

Thursday, January 9, 2020

Kejelekanmu sedang Dibicarakan? Coba Baca ini!

 
"Jangan terpengaruh terhadap orang yang selalu membicarakanmu. Tetaplah pada prinsipmu. Anggap saja orang itu sedang iri denganmu sehingga mereka sempat-sempatnya membicarakan kejelekanmu kepada orang lain"

Pernahkah kita dibicarakan orang lain? Atau pernahkah kita membicarakan orang lain? Jawab saja dalam hati dengan penuh kejujuran. Nah, dalam kesempatan ini MHT akan berbagi terkait quote di atas. Tentunya ini bukan hanya orang yang dibicarakan saja, melainkan untuk kita juga agar tidak membicarakan kejelekan orang lain.

Bismillah kita mulai ya.

Ketika kejelekan kita dibicarakan orang lain, tenang saja jangan takut dan khwatir. Tetaplah  berprasangka baik terhadap apa yang ada di kehidupan kita, termasuk terhadap orang yang sedang membicarakan kejelekan kita. Mungkin saja tidak ada topik yang dibahas lagi sehingga sempat-sempatnya membicarakan tentang kejelekan kita. Sejatinya kita harus bersyukur dengan orang yang sedang membicarakan kejelekan kita. Artinya ada orang yang sedang memperhatikan kehidupan kita. Bisa saja ada kelebihan dari diri kita yang belum tentu ada di orang itu sehingga orang itu mencari celah kekurangan kita dan membicarakannya kepada orang lain.

Dalam menghadapi orang demikian, kita harus bijak. Cobalah ajak diskusi baik-baik. Ajak tabayun dengan kita supaya tidak muncul kesalahpahaman. 

Sebetulnya kita tidak harus repot-repot jika ada orang yang sedang membicarakan kejelekan kita. Terus saja dengan aktivitas kita, melakukan yang terbaik untuk kehidupan di masa mendatang. Kita buktikan pada orang lain bahwa kita bukanlah orang yang seperti dibicarakan oleh orang itu (orang yang membicarakan kejelekan kita).

Untuk kita, cobalah untuk meminimalisir kegiatan yang tidak berfaedah, seperti membicarakan kejelekan orang lain. Mari kita sama-sama berprasangka baik kepada orang lain dan mari memulai untuk menjadi orang yang sedang berproses menuju yang terbaik dengan cara melakukan yang baik-baik dalam kehidupan ini sesuai dengan tuntunan ajaran agama kita.

Sebagai penutup, mari kita sama-sama perhatikan ayat berikut ini.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ 

Arab latin: Yā ayyuhallażīna āmanujtanibụ kaṡīram minaẓ-ẓanni inna ba'ḍaẓ-ẓanni iṡmuw wa lā tajassasụ wa lā yagtab ba'ḍukum ba'ḍā, a yuḥibbu aḥadukum ay ya`kula laḥma akhīhi maitan fa karihtumụh, wattaqullāh, innallāha tawwābur raḥīm 

Terjemah arti: Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Semoga apa yang MHT tulis senantiasa bermanfaat untuk kita. Salam cinta. Salam hangat. Salam MHTNesia.

Referensi: https://tafsirweb.com/9782-surat-al-hujurat-ayat-12.html

Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

Post a Comment