×Close

Notifications

Disqus Logo

Monday, January 27, 2020

Law of 33%

Tulisan ini dibuat dari hasil pembelajaran di Komunitas Perubahan Diri (KPD) IP Academy yang disampaikan oleh Kang Faisal Maulana.

Setiap orang pasti ingin meraih kesuksesan. Ada yang ikhtiar secara sungguh-sungguh, ada pula yang perlahan tetapi tidak berhenti. Kesuksesan memang suatu hal diinginkan oleh setiap orang. Apalagi suksesnya dunia dan akhirat. Di dunia meraih apa yang diinginkan, di akhirat pun meraih apa yang diinginkan (surga).

Untuk meraih kesuksesan itu memang tidak mudah. Butuh kerja keras yang tinggi dan tidak pernah berhenti untuk berjuang. Ada salah satu teori yang akan membantu kita untuk meraih kesuksesan. Teori tersebut Law of 33%. Apa itu Law of 33%?

Law of  33 % adalah teori yang menjabarkan tiga poin bagian untuk meraih kesuksesan. Poin tersebut lebih kepada menentukan posisi dan  kedudukan. Selain untuk meraih kesuksesan kita, teori ini juga akan membantu orang lain untuk sukses juga.

1. 33%  (posisi tanda mengarah ke atas)
Tanda ke atas dengan presentasi 33 % mengartikan bahwa kita harus banyak belajar kepada orang-orang yang telah sukses. Kita bisa menempatkan posisi orang sukses itu sebagai mentor, motivator, guru, atau pembimbing kita dalam meraih kesuksesan. Sebetulnya tidak hanya sekadar untuk kesuksesan saja. Kita bisa implikasikan dengan hal-hal lainnya. 

2. 33% (posisi tanda sejajar)
Untuk sukses tidak cukup hanya melihat dan belajar dari orang sukses saja. Kita juga harus mampu mempunyai orang-orang yang satu frekuensi, satu visi (visi secara umum), atau orang yang bisa diajak bersama-sama untuk meraih kesuksesan. Kita bisa sama-sama saling belajar, saling melengkapi dengan orang-orang yang kita tempatkan di posisi ini. Di posisi ini juga kita bisa sama-sama saling membantu jika ada yang merasa kesulitan atau bahkan ketika ada yang mendapatkan masalah kita bisa sama-sama bantu untuk mencari solusinya.

3. 33% (posisi tanda mengarah ke bawah)



Jika melihat gambarnya, MHT yakin Anda pasti paham, tetapi terkadang tidak semua orang bisa melakukannya. Kenapa demikian? Mari kita sama-sama cermati.

Di poin tiga ini kita belajar dengan orang-orang yang berada di bawah kita. Kita juga membantu mereka untuk bisa seperti kita atau bahkan melebihi kita. Ilmu yang kita dapatkan dari orang yang kita tempatkan di poin pertama bisa kita bagikan juga dengan orang-orang yang kita posisikan di poin ketiga. 

Poin ini mengajarkan kita untuk berbagi dan membantu orang lain. Kita memahami bahwa kesuksesan bukan untuk diri kita saja, melainkan orang-orang yang ada di sekitar kita juga memiliki hak sama untuk meraih kesuksesan dalam hidupnya.

Jika kita jumlahkan, presentase ketiga poin di atas mencapai 99%. Lalu kemana 1% nya lagi? 1% nya ada pada diri kita yang senantiasa mengembangkan potensi kita dengan semangat terus berjuang untuk meraih kesuksesan.

Teori ini mengajarkan bahwa kita hidup tidak sendiri. Kesuksesan juga bukan hanya sekadar diri kita sendiiri. Maka dari itu, silahkan Anda tentukan orang-orang di ketiga poin tadi yang telah dijabarkan. 

Kenali diri Anda dan mulailah mencoba untuk melakukan teori Law of  33%.

Semoga bermanfaat.

MHT sedang menyebutkan orang-orang yang ada di Law of 33%
MHT bersama Pa Yasier, Kang Faisal, Coach KPD (Kang Karvin dan Kang Agung), dan teman-teman seperjuangan di KPD.

Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

2 Reviews: