×Close

Notifications

Disqus Logo

Sunday, February 23, 2020

Motivasi Berubah dalam Hidup dari Kacamata Orang Hebat

Seperti ada yang kurang jika punya ilmu namun tidak berbagi. Dalam kesempatan ini MHT akan menguraikan motivasi berubah menjadi manusia yang lebih baik dan terus meningkatkan kapasitas diri agar lebih baik. Motivasi ini diambil dari berbagai trainer yang selalu membimbing MHT dan menjadi guru kehidupan MHT. Sebelum membaca tulisan ini marilah niatkan dengan hati yang ikhlas dan maknai setiap kata demi kata, setiap kalimat demi kalimat, dan setiap paragraf demi paragraf. Hilangkan dulu masalah yang ada, baca tulisan ini, dan ambillah manfaat dari tulisan ini. Bila perlu diimplementasikan dalam kehidupan karena motivasi berubah ini telah dipraktikkan langsung oleh MHT dan hasilnya Alhamdulillah membuat diri ini menjadi semakin optimis dalam melakukan sesuatu dan selalu berusaha untuk meningkatkan kapasitias diri agar lebih baik melalui rumus-rumus berubah yang saat ini akan MHT uraikan.
***
Setiap orang pasti menginginkan dirinya untuk bisa berubah menjadi lebih baik, tetapi terkadang mereka bingung bagaimana caranya agar bisa berubah menjadi lebih baik. Pada dasarnya berubah itu mudah, hanya saja harus berkomitmen terhadap perubahannya itu.

Beberapa orang takut dengan melakukan perubahan pada dirinya. Takut jika perubahan yang dilakukannya malah menjadi perubahan yang berdampak buruk dalam kehidupannya. Padahal belum tentu setiap perubahan dalam diri kita selalu berdampak buruk. Jika hal itu terjadi, bisa jadi ada yang salah dengan mekanisme perubahannya itu. Atau bisa juga salah niat dalam melakukan perubahannya karena melakukan perubahan mesti memiliki niat yang ikhlas dan mengizinkan diri kita untuk berubah.

Mengutip dari motivasi yang diberikan oleh Kang Agung Rahmattullah sebagai trainer yang fokus di caracter building specialist bahwa jika kita ingin berubah menjadi lebih baik, mintalah izin kepada Sang Pencipta dan izin pada diri sendiri. Jelas kita mesti meminta izin dan permohonan kepada Tuhan agar perubahan kita dimudahkan dan diberikan petunjuk oleh-Nya. Lalu kenapa mesti izin kepada diri sendiri? Karena kita yang akan melakukan perubahan, jadi izinkanlah diri kita untuk melakukan perubahan agar setiap organ tubuh baik organ lahir maupun batinnya sudah terprogram dan siap melakukan perubahan sehingga perubahan tersebut mudah dilakukan.

“Banyak orang yang ingin berubah, tetapi ia menunggu moment untuk berubah” ~@KataKarvin

Entah apa yang dipikirkan oleh manusia. Ingin berubah, tetapi menunggu moment yang tepat untuk berubah. Pertanyaannya, apakah yakin usia kita akan sampai pada moment tersebut?

Kutipan baik ini diambil dari Kang Karvin Fadila, merupakan trainer yang berfokus pada Mind Transform Specialist. Kutipan tersebut sebetulnya memberikan kita kesadaran bahwa berubah itu tak mesti menunggu moment. Tidak ada batas ruang dan waktu untuk melakukan perubahan. Perubahan untuk menjadi lebih baik bisa dilakukan kapan saja, asalkan kita sudah bulat dan bertekad untuk melakukan perubahan.

“Berubah memang berisiko, tetapi jauh lebih berisiko lagi jika kita tidak berubah” ~Erfand Rakhasiwy

Kutipan ini membuat kita ingin berubah. Kita tahu bahwa setiap apa yang akan kita lakukan pasti ada risikonya. Begitu pun dengan berubah. Apakah kita ingin menjadi manusia yang statis saja? Tentu saja tidak karena kita ingin terus mengembangkan diri dan meng-upgrade untuk menjadi manusia yang lebih baik. Kata Mas Erfand Rakhasiwy yang merupakan trainer nasional, founder Universitas Perubahan, penulis buku, dan entrepreneur  juga bahwa berubah memang berisiko, tetapi jauh lebih berisiko lagi jika kita tidak berubah.

“Perubahan membutuhkan proses” ~ Faisal Maulana
 Jelas bahwa perubahan membutuhkan proses. Tidak ada yang instan. Jika belum percaya, coba saja menulis dengan tangan yang bukan biasanya untuk menulis. Kalau kebiasan menulisnya menggunakan tangan kanan, coba saja sekarang menulis dengan tangan kiri. Apa yang terjadi? Tentu saja tidak sebagus tangan kanan yang sudah terbiasa kita gunakan untuk menulis. Bisakah hasil dari tangan kiri kita bisa bagus seperti hasil dari tangan kanan? Tentu bisa. Coba kita ingat dulu saat baru masuk sekolah. Bukankah tulisan kita tak sebagus yang sekarang? Nah, itulah sebuah proses. Dari yang tadinya kurang bagus menjadi bagus tulisannya. Dari yang tadinya belum rapih menjadi rapih tulisannya. Begitu pun dengan perubahan. Perubahan membutuhkan proses. Nikmati dan maksimalkan setiap prosesnya agar perubahannya senantiasa sesuai dengan yang diharapkannya. Hal ini disampaikan oleh Kang Faisal Maulana sebagai trainer dalam sesi materi di Komunitas Perubahan Diri.

“Mau berubah? Kuncinya bersyukur dan bersabar” ~ Gurunda Yasier Utama.

Setelah kita paham bahwa perubahan itu ada prosesnya, sekarang kita bahas lebih merucut lagi. Lebih tepatnya akan mengupas dari proses perubahannya. Menurut pemilik perusahaan PT Inti Perubahan bahwa jika kita ingin berubah coba saja bersyukur dan bersabar. Bersyukur dengan kondisi saat ini dan bersabar untuk untuk mencapai perubahan yang diinginkan. Bersyukur mengajarkan kita untuk menghargai nikmat yang Tuhan berikan dan bersabar memberikan kita ketangguhan dalam menunggu perubahan. Dalam bersabar tidak hanya sekadar menunggu, melainkan disertakan dengan ikhtiar yang tinggi untuk mencapai perubahan yang signifikan.

Berubah itu perlu. Apalagi jika kita berada di jalan gelap. Agar kita tidak tersesat dalam perjalanan, diperlukan cahaya untuk menerangi jalan. Cahaya itulah disebut prosesnya, sedangkan terang adalah hasil dari perubahannya. Ini hanya analogi saja. Intinya kita mesti meng­-upgrade diri dengan perubahan yang lebih baik. Tiga rumus ini menjadi bekal kita untuk berubah, yakni mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang. Selamat melakukan perubahan menjadi manusia yang berkualitas dunia dan akhirat.” ~MHT

Semoga bermanfaat.

Bersama Kang Faisal Maulana, Kang Karvin Fadila, dan Gurunda Yasier Utama

Bersama Mas Erfand Rakhasiwy dan Kang Agung Rahmattullah

Bogor, 23 Februari 2020
Muhamad Husni Tamami (MHT)

Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

4 Reviews: