×Close

Notifications

Disqus Logo

Monday, April 6, 2020

Meaning of Life



“Maka apakah kamu mengira bahwa kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” Q.S. Al-Mu'minun: 115

Bicara soal hidup dan kehidupan tentu pembahasannya sangat panjang. Bahkan tidak cukup hanya sehari. Butuh pemahaman yang berarti dan pemahaman dalam diri. Namun, ketika orang ditanya soal hidup, pasti mereka bisa menjawabnya dengan jawaban yang beragam. Ada yang mengatakan bahwa hidup ini adalah waktu untuk mempersiapkan diri untuk kehidupan yang abadi, hidup ini adalah perjalanan, hidup ini adalah kesempatan untuk memperbanyak amal saleh, dan arti hidup lainnya. Pada dasarnya setiap orang memiliki makna hidup sendiri. Mereka memahami bahwa hidup itu A, hidup itu B, hidup itu C, dan lain sebagainya seperti yang sudah disampaikan sebelumnya.

Hakikatnya kita hidup sudah diatur oleh Sang Pencipta dan kita tidak diciptakan   sia-sia tanpa tujuan dan kewajiban sebagaimana Allah berfirman dalam Q.S. Al-Mu’minun: 115 yang artinya “Maka apakah kamu mengira bahwa kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?”

Tujuan kita hidup sudah jelas dalam Q.S. Adz-Dzariyat:56 bahwa kita hidup untuk beribadah kepada-Nya dan berperan sebagai khalifah yang memakmurkan bumi, menyejahterakan kehidupan (Q.S. 6:165, 11:61) serta menyampaikan dan membela ajaran Allah (Q.S. 3:110).

Kehidupan kita akan dipertanggungjawabkan. Apa yang kita lakukan akan ditanya. Hal ini sudah dijelaskan dalam firman-Nya yang artinya “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya” (Q.S. Al-Isra’:36).

Kita diminta mempertanggungjawabkan apa yang sudah kita lakukan oleh Allah. Artinya dalam hidup ini kita harus melakukan amal-amal kebaikan agar nanti ketika dihitung timbangan kebaikannya lebih berat dibandingkan keburukannya. Ayat ini juga menjadi motivasi bahwa kita hidup ini bukan hanya sekadar hidup saja, melainkan kita harus bertanggung jawab terhadap kehidupan kita.

Hidup kita sudah jelas akan mati suatu saat nanti. Seperti dalam Q.S. Ali Imran: 185 bahwasanya Allah berfirman “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya”. Kita tidak tahu kapan akan mati. Kita akan senang dan bahagia jika mati dalam keadaan membawa Iman dan Islam. Namun, bagimana jika Allah mencabut nyawa kita di saat mengerjakan maksiat? Sungguh ini yang tidak kita inginkan. Untuk itu, dalam hidup ini sejatinya kita memperbanyak amal saleh agar kelak kembali pada-Nya kita sudah siap.

Salah satu mengisi hidup dengan amal yang baik adalah menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. Seperti halnya Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia (HR. Ahmad, Ath-Thabrani, Ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh Al-Albani di dalam Shohihul Jami’ no: 3289). Kita merasa bahagia jika kehadiran kita penuh manfaat bagi orang lain. Itulah mengapa para penebar benih-benih kehidupan itu selalu semangat untuk membagikan dan mengajarkan ilmunya kepada kita agar kita menjadi orang yang berilmu dan terarah. Para penebar benih kehidupan itu sudah menjadikan dirinya sebagai orang yang bermanfaat. Salah satunya orang yang bermanfaat bagi kita sebagai murid yang diajarkannya.

Banyak dalil mengenai kehidupan yang mesti kita pelajari. Ini hanya pembuka saja agar kita memahami dasar kehidupan dan untuk apa kita hidup ini. Bagaimana kehidupan versi para tokoh muslim dan ilmuwan yang lebih dulu meninggalkan kita? Kita bahas ditulisan berikutnya.

Semoga bermanfaat.

Bogor, 6 April 2020
Muhamad Husni Tamami


Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

Post a Comment