×Close

Notifications

Disqus Logo

Sunday, June 14, 2020

Tagihan Listrik Melonjak, Bagaimana Jika Hidup Tanpa Listrik?


Belakangan kita mendengar kabar bahwasa sebagian pelanggan PLN mendapatkan tagihan listrik jauh lebih besar dari sebelumnya. Pihak PLN telah membeberkan akibat tagihan listrik ini bisa naik. Anda bisa baca di sini.

Bicara soal listrik tentu sangat menarik. Kita akan membicarakan listrik bukan soal tagihan listrik yang melonjak, melainkan suatu hal yang sangat penting dan bisa menjadi edukasi bagi kita.

Setiap orang mengakui bahwa listrik sangat berguna bagi kehidupan. Kita menggunakan listrik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi hingga saat ini masih ada daerah yang belum teraliri listrik. Silakan baca tulisannya di sini.

Di era modern ini masih ditemukan orang-orang yang belum peduli terhadap listrik. Masih ada yang tetap menyalakan lampu kamar tidurnya di siang hari atau membiarkan colokan kabel yang padahal sudah tidak digunakan. Miris sekali tindakan seperti ini masih kita temukan. Mungkin kita salah satu pelakunya. Padahal di pelosok sana masih ada daerah yang belum teraliri listrik. Sudahkah kita bersyukur hingga saat ini?

Andaikan hari ini adalah hari terakhir kita menggunakan listrik dan besok listrik di dunia semua mati. Pihak PLN sudah berusaha agar kembali menyala, namun mereka belum bisa mencari solusinya sehingga kita hidup tanpa listrik.

Biasanya kita mencuci baju dengan mesin cuci, kini harus dengan cara biasa, seperti dulu saat belum ada mesin cuci. ATM sudah tidak bisa berfungsi. Walaupun masih ada yang berfungsi dengan menggunakan generator set (genset) sebagai alat pembangkit listrik cadangan dengan menggunakan energi kinetik. Genset perlu bahan bakar, sedangkan bahan bakarnya semakin sulit didapat karena listrik mati.

Satu pekan, dua pekan, hingga satu bulan mungkin masih ada yang berfungsi, seperti toko, SPBU, dan lain-lainnya. Bisa jadi mereka masih ada bahan cadangan sehingga tetap bertahan beberapa waktu setelah listrik mati. Namun, mati listrik ternyata terus berlanjut. 

Satu bulan, dua bulan, tiga bulan, hingga satu tahun kita hidup tanpa listrik dan akhirnya berdampak terhadap berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya. Oh iya, jaringan juga tidak ada, jadi kita tidak bisa lagi komunikasi dengan jarak jauh. Udah mah listrik gak ada, handphone gak bisa diisi ulang, jaringan gak ada, lengkap deh.

Saat malam tidak banyak orang keluar. Bisa saja keluar pun hanya melihat terang bulan dan indahnya bintang-bintang, itu pun jika cuacanya mendukung. Malam minggu yang sering ditunggu oleh remaja, kini sudah tak meriah lagi. Malamnya gelap tanpa penerangan lampu, kita hanya melihat bulan yang menerangi permukaan bumi bersama bintang-bintang kecil yang indah.

Satu tahun berlalu kita hidup tanpa listrik. Para ilmuwan terus berusaha untuk membuat inovasi baru sebagai alternatif listrik. Pembangkit listrik tenaga surya bisa dikembangkan lagi, bisa jadi menjadi sumber utama listrik. Manusia akan berusaha agar kehidupan kembali seperti semula, yakni ada listrik atau sumber energi lainnya seperti listrik yang merupakanhasil inovasi para ilmuwan di seluruh dunia.

Begitulah gambaran jika kita hidup tanpa listrik. Sudah kebayang jika hidup tanpa listrik? Apa yang akan dilakukan jika itu benar-benar terjadi? Sudahkah kita bersyukur dengan nikmat yang Tuhan berikan berupa listrik?

Hidup tanpa listrik memang menyeramkan, apalagi jika kita tidak bisa survive. Untuk itu mari kita gunakan listrik sebaik-baiknya. Matikan lampu jika tidak diperlukan, cabut charger jika sudah terisi penuh, dan tindakan lainnya untuk menghemat listrik. 

Pemborosan listrik bukan sesuatu yang dapat dibanggakan. Hari ini kita menggunakannya dengan boros, apakah kita yakin besok masih ada listrik? Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di esok hari. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat. Semoga terdapat sisi positifnya dari tulisan ini. Ini adalah ilustrasi saja agar kita peduli terhadap bumi ini, agar kita mau hemat listrik, dan agar kita menggunakan listrik dengan bijak. Terima kasih.

Jika Anda ingin disebut orang "keren", gunakanlah listrik dengan baik. MHT

Bogor, 14 Juni 2020
Muhamad Husni Tamami

Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

Post a Comment