×Close

Notifications

Disqus Logo

Sunday, August 30, 2020

Berbincang dengan Pak Maman Bahas Rest Area Puncak Bogor



Beberapa bulan yang lalu saya ingin menyempatkan untuk mengunjungi Rest Area Puncak. Walaupun belum 100% selesai, pengunjung sudah mulai berdatangan. Beragam tujuan tentunya, ada yang berolahraga, main, kopdar, bahkan hanya ingin menikmati suasana Puncak saja. Biasanya tempat ini banyak dikunjungi di hari weekend. 


Kondisi saat itu belum ditutup, walaupun di tengah pandemi Covid-19. Beberapa waktu kemudian, tepatnya pada Jumat, 10 Juli 2020, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menutup tempat ini guna meminimalisir penyebaran Covid-19. Alhasil saya tidak merasakan bagaimana ramainya rest area itu, karena saya ke sana kondisinya sedang ditutup, tapi saya bisa masuk. Mungkin hanya untuk wilayah setempat saja, lebih jelasnya saya belum tahu.


Oh iya, saya ke sana bersama kawan di Pasir Angin 41 pada Sabtu 29 Agustus 2020. Saya bertemu dengan Pak Maman, seorang pedagang kopi dan minuman yang masih semangat berdagang. Saya sempat mengobrol sekitar 20 menit dengannya. Membahas soal Rest Are Puncak yang tadinya sepi, ramai, dan hingga kini ditutup.


Ia menyebut bahwa rest area ini nantinya akan dibangun masjid, tempat jualan (kios), dan tempat-tempat pelengkap lainnya. Setelah saya membaca memberita, ternyata memang demikian. Tempat ini dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor. Rest area yang memakan anggaran Rp 61,7 miliar ini rencananya akan selesai pada 2021 mendatang.


Selain itu, saya juga sempat membahas soal perekonomian. Kata Pak Maman, sebelum rest area ini ditutup, pemasukannya meningkat. Jelas karena dari pagi hingga sore banyak pengunjung. Namun, setelah ditutup pemasukannya tidak seperti sebelumnya saat ramai pengunjung.


Saya berharap semoga Pak Maman ini diberikan rejeki yang halal dan berkah. Saya amati beliau adalah orang baik, mampu menerima orang lain dengan baik pula. Bahkan, ia juga mengenalkan beberapa tempat-tempat wisata lokal. Alhamdulillah saya juga bisa banyak belajar dengannya.


Pak Maman ini rumahnya di daerah Gunung Mas. Ternyata beliau kenal dengan kawan saya SMA. Alhamdulillah mengikat silaturahmi lagi. Semoga Pak Maman juga sehat selalu dan dalam keberkahan-Nya.


Sampai berjumpa kembali pa.


Bogor, 30 Agustus 2020

Muhamad Husni Tamami 

Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

Post a Comment