×Close

Notifications

Disqus Logo

Friday, September 4, 2020

Belajar dari Seekor Semut

Source images : Mongabay.co.id

Setiap makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah SWT selalu terdapat hikmah yang dapat kita petik dalam kehidupan. Pernah gak sih kita merenung sejenak tentang hasil ciptaan-Nya? Semoga saja pernah dan meyakini keagungan Sang Pencipta alam semesta ini.

Kita sebagai manusia yang menjadi khalifah di muka bumi ini sudah sejatinya belajar dari berbagai elemen yang ada di muka bumi ini. Salah satunya belajar dari makhluk hidup yang merupakan hasil dar ciptaan-Nya.

Makhluk hidup, baik tumbuhan, hewan, maupun kita sebagai manusia sejatinya terdapat suatu pembelajaran yang dapat kita ambil. Ada yang terlihat jelas oleh pandangan kita (tersurat), ada pula yang harus dengan pikiran dan hati untuk mendapatkan pembelajarannya (tersirat). Terlepas dari itu, sekali lagi bahwa kita bisa belajar dari setiap makhluk hidup.

Pembelajaran kali ini dimulai dari seekor semut. Ya, seekor semut yang mungkin sering kita injak setiap hari. Sering kita ganggu setiap hari. Entah itu sengaja atau pun tidak sengaja. Hal-hal tersebut mungkin pernah kita lakukan.

Padahal kita musti belajar dari seekor semut. Memang semut adalah salah satu binatang kecil, tapi kita jangan pandang ukurannya. Lalu apa yang perlu kita pandang dari semut? Yang perlu kita pandang adalah cara berperilaku semut.

Coba sekarang sejenak merenungkan tentang perilaku semut, seperti apa sih perilaku semut? Coba investasikan waktu kita hanya 1 menit saja merenung sejenak tentang perilaku semut.

Bagaimana? Sudah? Jika sudah mari kita bahas.

Jika kita perhatikan, semut memiliki perilaku atau sikap yang istimewa. Ketika semut bertemu dengan semut lainnya, mereka terlihat seperti sedang bersalaman. Mungkin saja tak peduli siapa semut yang dijumpanya, yang pasti ia bersalaman. 

Perilaku ini bisa kita implementasikan dalam kehidupan. Kita bisa saling menyapa satu sama lain. Jika kita malu dengan orang yang belum kenal, minimal kita menyapa, bersalaman, dengan orang yang kita kenal. Jangan sampai kita cuek seperti tak ada ikatan. Padahal ternyata satu kelas, bahkan satu bangku. 

Perilaku istimewa selanjutnya adalah gotong royong. Coba perhatikan ketika semut membawa sebuah benda/ makanan yang ukurannya besar. Pasti mereka itu akan bersama-sama. Saling membantu satu sama lain sehingga tercapainya suatu tujuan, yakni memindahkan makanan ke tempatnya semut atau ke tempat lain untuk dimakan setiap waktunya.

Semut sangat menjaga persatuan dan kesatuan. Hal ini jangan sampai kita kalah dengan semut. Kita bisa belajar dari semut. Semut aja bareng-barengan, masa kita enggak.

Supaya lebih terasa pembelajaran dari semut, coba simak video berikut ini. 

Semoga video tersebut memberikan makna lebih dalam lagi tentang semut. Kalau Anda punya contoh-contoh perilaku semut yang bisa kita tiru bisa tulis diklom komentar ya. Terima kasih. Semoga bermanfaat.


Muhamad Husni Tamami

Bogor, 4 September 2020

Tags :

bm

MHTNESIA CENTER

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHTNESIA CENTER
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

Post a Comment