×Close

Notifications

Disqus Logo

Thursday, January 21, 2021

Program Pendidikan Kompetensi Umum (PPKU) #18

 


Malam tadi saya menonton Festival Mahasiswa (FESMA) PPKU IPB University angkatan 56. Fesma program Ormawa PPKU itu membuat saya teringat dengan momen-momen di Program Pendidikan Kompetensi Umum (PPKU).

PPKU adalah suatu tahap yang wajib dilewati oleh mahasiswa tingkat 1. Ada yang menyebut tingkat ini kelas 13-nya SMA. Hal itu karena di PPKU belajar lagi materi-materi SMA/sederajat, seperti Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Pendidikan Agama Islam, dan Pendidikan Pancasila. Bedanya, kalau di sekolah satu bab bisa beberapa pertemuan, sedangkan di PPKU bisa satu pertemuan. Materinya pun lebih padat.

 

IPB University adalah salah satu kampus yang memiliki mahasiswa dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Menurut informasi yang saya dapatkan, program di tingkat satu ini agar menyamakan persepsi dan mengingat kembali materi-materi yang telah didapatkan selama duduk di bangku sekolah. Materi tersebut menjadi dasar bagi mata kuliah lainnya di departemen.

 

 

Pembagian Kelas

 

Pembagian kelas di PPKU dikelompokkan dengan cluster. Kelas saya dulu di S01 atau nama kerennya Bangsaone. Saya dari Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) satu kelas dengan Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK). Dua-duanya Fakultas Ekologi Manusia (FEMA). Kelas lain ada yang terdiri dari beberapa fakultas.

 

Berbeda fakultas dan departemen bukan untuk memisahkan diri dengan departemen atau fakultasnya. Justru  menjadi kekuatan dan bisa sinergi antardepartmen atau antarfakultas yang ada di kelas tersebut. Apalagi saat kegiatan-kegiatan besar PPKU. Rasa persatuan dan kebersamaan ada dalam setiap kelas.

Gedung kuliah selama masa PPKU di Common Class Room (CCR). Sementara untuk praktikumnya di Teaching Lab. Dua gedung ini mirip. Ada yang menyebutnya gedung kembar. Ada juga yang menyebut gedung ini memiliki fasilitas terlengkap dari gedung kelas lainnya. Kedua gedung ini juga menjadi pusat perkuliahan mahasiswa tingkat 1.

 

Hal yang membuat semangat dan menjadikan motivasi ketika masa-masa ujian. Terpampang sebuah banner di CCR yang bertuliskan IPK di bawah 1,76 otomatis drop out (DO). Banner ini menjadi pengingat juga bahwa mahasiswa harus lebih giat lagi agar tidak di DO di kampus terbaik ini.

 

 

FESMA

 

Angkatan Andamaru Jayantara ini tidak menyelesaikan PPKU full di kampus. Semenjak pandemi Covid-19, kegiatan perkuliahan dilakukan di daerahnya masing-masing. Hanya 1 semester setengah di kampus. Setengah semesternya lagi di rumah.

 

Setelah setengah semester berjalan di tingkat 2, Ormawa PPKU menggelar Festival Mahasiswa.  Kegiatan ini mengingatkan mahasiswa angkatan 56 pada masa-masa tingkat satu. Saya juga melihat dan menyaksikan kawan-kawan saya yang sudah keren dan berprestasi. Ada yang menjadi MC, meraih nominasi, dan lain sebagainya. Saya bangga memiliki kawan seperti mereka. Semangat dan sukses selalu.

 

Teruntuk mahasiswa angkatan 57 yang saat ini sedang menjalani masa-masa PPKU, tetap semangat dan lakukan yang terbaik. Yakin pada diri sendiri bahwa masa-masa ini bisa terlewati. Pesan ini juga untuk mahasiswa tingkat satu berikutnya. Selamat dan semangat.

Tags :

bm

MHT

Pembelajar

Spread Goodness and Expedience.

  • MHT
  • Agustus 19, 2000
  • Megamendung, Bogor, Jawa Barat
  • muhamadhusnitamami@gmail.com
  • +62821 2582 6729

Post a Comment